Hari ini seruuu,, hari ini gak pakek mewek ,hahahah
walau sedikit masih diselipin perasaan galau akibat si mika angelo yang nyasar tiba-tiba kemaren :D
Serunya sebenarnya kemaren, waktu datang ke nikahan bang freddy, anaknya tulang juan,
tulang juan yang gantengnya gak pernah abis sampe udah tua beginipun ,hahaha
mau yang begini dong Tuhan ,satu. hihi
saya selalu suka pernikahan, semua orang bahagia, seneng banget rasanya menghadiri pernikahan.
walaupun semua bahagia, pasti dibaliknya ada pergumulan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.
karena pernikahan bukan hanya janji antar dua manusia, tapi janji kepada Tuhan.
Sama kayak hari ini yang saya pengen bahas. KOMITMEN.
Seperti hal nya pernikahan, itu juga merupakan komitmen kita kepada Tuhan dan juga terhadap pasangan kita.
Kenneth Blanchard bilang begini :
THERE'S A DIFFERENCE BETWEEN INTEREST AND COMMITMEN.
when you're INTERESTED in doing something, you do it only when it's convenient.
when you're COMMITED to something, you accept no excuses; only result.
ketika terasa nyaman. kita aman. gak ada terasa sesak. ITU BUKAN KOMITMEN. Sedih, berat tapi terus mau berjuang, tidak mengeluh ,tidak menyerah. ITU KOMITMEN. Apalagi ketika kita berkomitmen dengan Allah.
Terkadang memang sangat sulit rasanya, untuk menerima keadaan yang tidak nyaman itu. SULIT. apalagi orang-orang di sekitar kitapun tidak mendukung komitmen yang sudah kita ambil
Demikian yang sekarang terjadi pada saya,
bagaimana Tuhan menjamah saya untuk akhirnya benar-benar mempersembahkan hidup saya untukNya,
demikian pula kehidupan saya terus untuk kemuliaanNya.
karena baru setahun ini, jadi kakak pemimpin kelompok kecil, jadi rasa-rasanya gak pantas meninggalkan adik-adik yang baru setahun ini saya bina.
Saya mau berkomitmen untuk akhirnya setahun di medan setelah menamatkan gelar dokter gigi tercinta (haha, antara jadi gak jadi untuk meletakkan gelar ini td :D), berkomitmen untuk memimpin adek-adek. berkomitmen kepada Tuhan.
Dalam perjalanannya terasa sudah mulai agak sulit, yang pertama udah pasti orangtua. bagaimana selanjutnya setelah tamat.
dari dulu-dulu-dulunya, saya memang rindu untuk PTT ke daerah, daerah terpencil apalagi. Rindunya sih sekarang kepengen ke NTT, Indonesia Tengah atau Timur lah paling nggak.
orangtua uda nanya-nanya, kebetulan si bapak nonton berita, DEPKES ada buka lowongan kerja untuk ribuan dr/drg untuk di tempatkan di seluruh indonesia.
Langsung telpon borunya,... untung masih ada alasan karena STR belum keluar.
3 bulan lagi alasannya apa ? hahahhah, tapi aku terus mau percaya, orangtua nanti juga pasti akan mengerti.
orangtua juga uda mulai nanya, jadi sekarang kerjanya apa ?
iya ma, cari-cari kerja dulu ,kerja praktek di klinik senior nanti.
kenapa gak buka klinik sendiri aja ? hahahha, yang ginian harus punya modal gede.
trus kemaren ada teman yang telpon, minta gantiin dia jaga klinik. jaganya dari jam 5 sore sampe jam 10 malam.
Kali ini sebenarnya gak ada masalah degan komitmen untuk tetap di medan. tetapi gak tau, saya ngerasa nggak mau menerima, yang terutama alasannya sih, karena saya sekarang terlibat dalam sebuah pelayanan yang sebentar lagi bakal tayang, :D, uda komitmen buat mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. berkomitmen kepada Allah.
biasanya kalok uda mau dekat-dekat show time begini, pasti kebanyakan ngabisin waktu sore, karena yahh teman-teman yang lainpun pada kerja juga paginya, cumak punya waktu sore.
tapi coba cerita ke orangtua juga, ternyata si mama juga malah nggak ngijinin duluan tanpa harus menjelaskan apapun :D,, mama nggak setuju pulangnya malam sekali. takut anak gadisnya kenapa-napa. hahaha,, padahal yahh namanya juga klinik praktek sore, ya sampe jam segitu, haha.. tapi begitulah cara Tuhan :)
trus kemaren abang senior juga ada nawarin ke NIAS, ke pusat pengembangan anak. rasanya pengen juga. tapi ingat kembali komitmen, komitmen dan komitmen. :)
Si mama juga waktu saya ceritain nggak setuju, jauh sekali. hahahah
kemana-mana anak gadisnya nggak boleh, apalagi mau ke NTT nanti. 2 tahun pulak.:D
dari teman-teman juga pasti mempengaruhi banget, teman-teman uda ada planning ke depan semua. yang mau coba PTT tahun ini, coba PNS tahun ini atau yahh uda punya kerjaan enak la di klinik ...hihi
But it's not a problem, i trust God's making my great future now. :)
Demikian juga seperti kita melayani, nggak ada kata mundur. nggak ada kata menyerah. terus berjuang. terkadang memang gak enak banget. rasanya pengen nangis meluluk. tapi akhirnya pasti happy ending :)
belajar bagaimana petrus, karakternya yang sanguins, sering sekali secara frontal menyatakan kasihnya kepada Tuhan Yesus, tapi dia ternyata menyangkal Tuhan Yesus 3 x sebelum ayam berkokok. akibatnya dia memutuskan untuk kembali menjadi penjala ikan. Apakah ini yang menjadi bagian akhirnya ?? NGGAK !
akhirnya adalah Petrus memutuskan untuk menjadi penjala manusia, ia memberikan hidupnya sepenuhnya untuk melayani Allah. Tuhan pakek dia sungguh luarbiasa. Ketika dia berkhotbah, ada 3000 orang yang bertobat. Almighty God.
Lantas bagaimana dengan komitmen kita ?
Apakah sedikit capek sajapun sudah mengeluh ?
apakah ketika orang-orang di dalam sukar untuk bekerja sama, kita menyerah ?
atau apapun yang menjadi alasan, sekiranya pantaskah itu menjadi alasan untuk kemudian tidak berkomitmen mengerjakan pelayanan Allah ?
TIDAK ADA ALASAN UNTUK ITU !
mari terus berjuang, berjuang, berjuang !!! Berjuang sampai garis finish.
God always makes happy ever after in the end :)
walau sedikit masih diselipin perasaan galau akibat si mika angelo yang nyasar tiba-tiba kemaren :D
Serunya sebenarnya kemaren, waktu datang ke nikahan bang freddy, anaknya tulang juan,
tulang juan yang gantengnya gak pernah abis sampe udah tua beginipun ,hahaha
mau yang begini dong Tuhan ,satu. hihi
saya selalu suka pernikahan, semua orang bahagia, seneng banget rasanya menghadiri pernikahan.
walaupun semua bahagia, pasti dibaliknya ada pergumulan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.
karena pernikahan bukan hanya janji antar dua manusia, tapi janji kepada Tuhan.
Sama kayak hari ini yang saya pengen bahas. KOMITMEN.
Seperti hal nya pernikahan, itu juga merupakan komitmen kita kepada Tuhan dan juga terhadap pasangan kita.
Kenneth Blanchard bilang begini :
THERE'S A DIFFERENCE BETWEEN INTEREST AND COMMITMEN.
when you're INTERESTED in doing something, you do it only when it's convenient.
when you're COMMITED to something, you accept no excuses; only result.
ketika terasa nyaman. kita aman. gak ada terasa sesak. ITU BUKAN KOMITMEN. Sedih, berat tapi terus mau berjuang, tidak mengeluh ,tidak menyerah. ITU KOMITMEN. Apalagi ketika kita berkomitmen dengan Allah.
Terkadang memang sangat sulit rasanya, untuk menerima keadaan yang tidak nyaman itu. SULIT. apalagi orang-orang di sekitar kitapun tidak mendukung komitmen yang sudah kita ambil
Demikian yang sekarang terjadi pada saya,
bagaimana Tuhan menjamah saya untuk akhirnya benar-benar mempersembahkan hidup saya untukNya,
demikian pula kehidupan saya terus untuk kemuliaanNya.
karena baru setahun ini, jadi kakak pemimpin kelompok kecil, jadi rasa-rasanya gak pantas meninggalkan adik-adik yang baru setahun ini saya bina.
Saya mau berkomitmen untuk akhirnya setahun di medan setelah menamatkan gelar dokter gigi tercinta (haha, antara jadi gak jadi untuk meletakkan gelar ini td :D), berkomitmen untuk memimpin adek-adek. berkomitmen kepada Tuhan.
Dalam perjalanannya terasa sudah mulai agak sulit, yang pertama udah pasti orangtua. bagaimana selanjutnya setelah tamat.
dari dulu-dulu-dulunya, saya memang rindu untuk PTT ke daerah, daerah terpencil apalagi. Rindunya sih sekarang kepengen ke NTT, Indonesia Tengah atau Timur lah paling nggak.
orangtua uda nanya-nanya, kebetulan si bapak nonton berita, DEPKES ada buka lowongan kerja untuk ribuan dr/drg untuk di tempatkan di seluruh indonesia.
Langsung telpon borunya,... untung masih ada alasan karena STR belum keluar.
3 bulan lagi alasannya apa ? hahahhah, tapi aku terus mau percaya, orangtua nanti juga pasti akan mengerti.
orangtua juga uda mulai nanya, jadi sekarang kerjanya apa ?
iya ma, cari-cari kerja dulu ,kerja praktek di klinik senior nanti.
kenapa gak buka klinik sendiri aja ? hahahha, yang ginian harus punya modal gede.
trus kemaren ada teman yang telpon, minta gantiin dia jaga klinik. jaganya dari jam 5 sore sampe jam 10 malam.
Kali ini sebenarnya gak ada masalah degan komitmen untuk tetap di medan. tetapi gak tau, saya ngerasa nggak mau menerima, yang terutama alasannya sih, karena saya sekarang terlibat dalam sebuah pelayanan yang sebentar lagi bakal tayang, :D, uda komitmen buat mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. berkomitmen kepada Allah.
biasanya kalok uda mau dekat-dekat show time begini, pasti kebanyakan ngabisin waktu sore, karena yahh teman-teman yang lainpun pada kerja juga paginya, cumak punya waktu sore.
tapi coba cerita ke orangtua juga, ternyata si mama juga malah nggak ngijinin duluan tanpa harus menjelaskan apapun :D,, mama nggak setuju pulangnya malam sekali. takut anak gadisnya kenapa-napa. hahaha,, padahal yahh namanya juga klinik praktek sore, ya sampe jam segitu, haha.. tapi begitulah cara Tuhan :)
trus kemaren abang senior juga ada nawarin ke NIAS, ke pusat pengembangan anak. rasanya pengen juga. tapi ingat kembali komitmen, komitmen dan komitmen. :)
Si mama juga waktu saya ceritain nggak setuju, jauh sekali. hahahah
kemana-mana anak gadisnya nggak boleh, apalagi mau ke NTT nanti. 2 tahun pulak.:D
dari teman-teman juga pasti mempengaruhi banget, teman-teman uda ada planning ke depan semua. yang mau coba PTT tahun ini, coba PNS tahun ini atau yahh uda punya kerjaan enak la di klinik ...hihi
But it's not a problem, i trust God's making my great future now. :)
Demikian juga seperti kita melayani, nggak ada kata mundur. nggak ada kata menyerah. terus berjuang. terkadang memang gak enak banget. rasanya pengen nangis meluluk. tapi akhirnya pasti happy ending :)
belajar bagaimana petrus, karakternya yang sanguins, sering sekali secara frontal menyatakan kasihnya kepada Tuhan Yesus, tapi dia ternyata menyangkal Tuhan Yesus 3 x sebelum ayam berkokok. akibatnya dia memutuskan untuk kembali menjadi penjala ikan. Apakah ini yang menjadi bagian akhirnya ?? NGGAK !
akhirnya adalah Petrus memutuskan untuk menjadi penjala manusia, ia memberikan hidupnya sepenuhnya untuk melayani Allah. Tuhan pakek dia sungguh luarbiasa. Ketika dia berkhotbah, ada 3000 orang yang bertobat. Almighty God.
Lantas bagaimana dengan komitmen kita ?
Apakah sedikit capek sajapun sudah mengeluh ?
apakah ketika orang-orang di dalam sukar untuk bekerja sama, kita menyerah ?
atau apapun yang menjadi alasan, sekiranya pantaskah itu menjadi alasan untuk kemudian tidak berkomitmen mengerjakan pelayanan Allah ?
TIDAK ADA ALASAN UNTUK ITU !
mari terus berjuang, berjuang, berjuang !!! Berjuang sampai garis finish.
God always makes happy ever after in the end :)

01.22
haspeni