Selasa, 29 Oktober 2013

udah lama gak buka blog... rindu sekali sudah pasti !
tapi keinginan itu dikubur karena perasaan yang terlalu berantakan, haha
gak tau kenapa, belakangan banyak banget diingatin bahkan terasa tertampar ..:(
pengen banget ngeblog, tapi keinginan untuk berdiam diri merenungi nasib itu terasa lebih menginspirasi..

pengen banget share ini sejak dulu, sejak masalah ini timbul
tapi selalu gak berani karena merasa menjadi tidak holy lagi
jadi merasa tidak sedang dekat dengan Tuhan
merasa tidak peka mendengar suaraNya
kesombongan rohani  *sigh*

ingat puisi saya kemaren? (karena kupercaya), coba baca sekali lagi
tentang ketaatan, tentang keinginan Tuhan untuk kita taat tiap-tiap hari bukan sekali-sekali
itu tentang bagaimana kita taat dan tetap setia kepadaNya

masih ingat jugahkah dengan tulisan ku di Ku Jatuh Cinta ?
ada part dimana aku senang sekali mendapat pekerjaan baru yang lebih aku nikmati dari sebelumnya padahal aku kemaren bergumul sekali ketika memutuskan berhenti dari pekerjaan yg lama

Hal masalah ini menggangguku sedemikian beratnya,,
sampai Tuhan juga menegurku melalui adik-adik kelompokku yang punya keinginan sangat besar untuk kelompok tapi terkadang aku sendiri yang malah nggak ada waktu karena pekerjaanku ini,,
terasa tertampar sekali ....
aku kembali diingatkan lagi tentang komitmenku,, sebenarnya apa tujuan dan alasanku untuk stay di medan saat ini,
karena ingin memimpin mereka,,
tapi kok malah sekarang aku nggak punya waktu buat mereka...
airmata akhirnya keluar, terus-terusan, mengalir nggak berhenti sepanjang malam itu ..
benar-benar tertegur :(

sebenarnya masalahnya bukan terletak pada seharusnya aku bekerja atau tidak bekerja ..
aku pikirpun ketika kita tidak bekerja, kita juga tidak berhikmat dalam beberapa kondisi dan situasi..
jadi bukan berarti ketika sudah tamat harus bekerja ataupun sesudah tamat seharusnya bisa bekerja tapi kita malah memilih untuk tidak bekerja ..

dalam situasi dan kondisiku saat ini ,setelah lulus kompetensi dokter gigi aku pikir aku sudah bisa mengerjakan praktek di klinik karena aku sudah berkompoten, kompotensiku telah diakui.
ternyata setelah sedikit ditegur oleh senior dan kembali aku juga membaca undang-undang praktek kedokteran, aku baru tersadar ...
"dokter/dokter gigi tidak boleh melakukan praktek kedokteran terhadap pasien jika dia belum memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Ijin Praktek)"
Dan saat ini aku tidak sedang memiliki STR apalagi SIP, dan aku mengerjakan pasien di praktek.
dan yah well, aku telah melakukan pelanggaran.

Langsung ambil keputusan untuk resign dari tempat kerjaan ,tapi ya itu iblis juga nggak tinggal diam.
ngebayangin aku akan sangat lama berdiam diri, tidak mengerjakan pasien akan membuat jari-jariku kaku. akan membuat skillku tidak terasah, sementara di tempat praktekku ini, aku begitu banyak belajar. secara teori, pengalaman dan cara berkomunikasi dengan pasienpun, aku bisa mendapatkannya disini, terasa tidak ingin melepaskan pekerjaan ini :(
selain itu kakak senior dimana aku bekerja, begitu baik, nggak pernah pelit dengan ilmu. nggak tega juga rasanya mau meninggalkan dia yang sudah sangat baik itu, apalagi dia sedang hamil tua :(

menyenangkan Allah nggak selamanya juga bisa menyenangkan manusia.
saat aku mewartakan isi hatiku ...
aku bisa melihat kekecewaan dari sikapnya,,
aku melihat ketidakterimaannya dengan alasanku yang sepertinya nggak masuk akal,,
bahkan kemungkinan dia ngerasa bahwa aku sungguh bodoh menyia-nyiakam kesempatan,,

mulai hari itu, perasaanku ketika bekerja semakin tidak nyaman lagi,,
selain bekerja terpaksa (aku tetap masuk kerja sebelum aku bisa menemukan penggantiku), tekanan dari kakak senior juga terasa menghantui ..
sedih sekali rasanya bekerja di masa-masa penantian dokter gigi pengganti (untuk mencari drg pengganti yang juga memenuhi syarat (punya STR dan SIP), sangat sulit sekali)...
cukup lama juga aku bekerja disana dalam suasana hati yang sedemikian...

namun di masa-masa penantian ini, aku diajari oleh Tuhan banyak hal. banyak sekali...
melalui saat-saat teduhku yang ternyata terus menerus menguatkan,,
melalui kakak-kakak sepelayanan yang juga terus meneguhkanku dalam keputusan ini (inilah pentingnya persekutuan sesama orang percaya),,
semakin melihat keterbebanan mana yang sekarang sedang Tuhan beri porsi lebih di hatiku ..

hari ini tepat seminggu yang lalu, aku off dari pekerjaanku,,
akhirnya dokter gigi pengganti itu datang juga ,,
dalam diamNya ,Allah bekerja.
jalan-jalanNya di langit, jalan-jalannya kita di bumi.
PikiranNya memang tak terselami.

Kakak seniorku itu juga sudah bisa memulihkan hatinya,,
dia bisa menerima sebenarnya apa alasanku untuk tidak bisa melanjutkannya,,
semoga praktek kakak itu, boleh semakin Tuhan berkati.

Belajar untuk taat itu sungguh sulit, sangat sulit tapi bukan berarti tidak bisa. BISA !!!
apalagi ketika kita mau belajar taat, rasa-rasanya setiap hal di sekeliling kita itu sedang mendukung ketidaktaatan kita tersebut.
karena ternyata ada banyak dokter gigi yang belum punya STR dan SIP sekarang ini telah melakukan praktek-praktek kedokteran.
ada banyak dokter gigi yang mempekerjakan dokter gigi yang belum ada STR dan SIP bahkan mahasiswa co-ass.
dan mereka baik-baik saja sekarang ini, nggak hanya makmur secara financial tapi juga makmur secara ilmu.
lantas kenapa nggak ikut apa yang mereka buat saja, toh mereka sudah bertahun-tahun mengerjakannya tidak kena sanksi apapun.?
sebenarnya mereka telah mendapatkan sanksi aku pikir.
mungkin bukan sanksi hukum, tapi secara tidak langsung sebenarnya mereka sudah menerima sanksi moral. itupun kalau yang punya moral. hihi

ditambah lagi, ketika seseorang telah tamat dan lulus menyandang gelar dokter gigi, rasa-rasanya pengen bisa mendapatkan penghasilan atau setidaknya punya jawaban yang mantap ketika ditanya, "sekarang kerja dimana ?"
"belum bekerja"
serasa jatuh harga diri, hahahahaha :D
bukan itu sih maksudnya, karena proses untuk akhirnya memiliki STR yang sangat panjang ,belum lagi mengurus SIP nya, itu membutuhkan waktu yang sedemikian lama dan complicated.
 jobless dalam masa kurang lebih bisa 6 bulan setelah tamat. itu masih untuk dapatkan STR nya saja, belum lagi untuk mengurus SIP nya.
aku rasa itu waktu yang cukup lama.

Di tengah dunia yang begitu menggoda menawarkan berjuta kenikmatan,
di tengah keterbatasan untuk menahan segala pencobaan,
di tengah pergumulan lain yang juga sedang dihadapi,
aku memilih untuk tetap taat. tidak sama dengan dunia ini.
karena aku anak Allah, murid Kristus. umat kepunyaanNya.

Tuhan juga bilang dalam Lukas 9:23, “...Setiap orang yang mau mengikut Aku ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Kalok mau ikut Dia, ya harus sangkal diri tiap hari, pikul salib tiap hari.
tapi kenapa mesti khawatir?, kan Tuhan janjikan kemenangan di setiap peperangan.
Tuhan janjikan sukacita ganti dukacita.
Allah kita itu dahsyat. Berkuasa atas segala kuasa.
Sekarang dengan bangga aja rasanya menjawab, "iya tidak sedang praktek dimana-mana tapi sedang bekerja, bekerja di ladangNya Tuhan"
hihi

Semoga, kita yang di dalam penantian-penantian ini, terus boleh tetap taat.
penantian dalam jenis dan bentuk apapun.
penantian pekerjaan, penantian dokter gigi pengganti (haha), penantian gelar dokter gigi yang agak sedikit memakan waktu lama, penantian STR&SIP bahkan penantian teman hidup (loh!-->mungkin akan ada pembicaraan lebih lanjut untuk yang satu ini :D)

Tuhan hanya meminta kita untuk tetap TAAT dalam masa-masa penantian ini,
TAAT setiap waktu, TAAT tiap-tiap hari :)
hingga pada akhirnya Ia menjawab penantian kita dengan SUKACITA yang INDAH.
dengan KEMENANGAN.
sehingga Ia terus yang dimuliakan melalui ketaatan yang kita kerjakan.

Selamat menanti dalam ketaatan kepadaNya.

14/10/2013-29/10/2013
sudah pasti tau kenapa mesti memposting malam ini juga (lebih tepatnya pagi ini) ,hahaha
ada hari istimewa, ada hari yang sebenarnya setiap hari kurasakan ,hihi

sebenarnya yang buat istimewa hari ini bahwa hari ini adalah hari ulang tahun pertamaku dimana aku benar-benar sungguh-sungguh mau mengikut Dia.
di ulang tahun kali inilah ,aku bisa merasakan bagaimana sebenarnya bersyukur untuk umur yang boleh semakin bertambah.

dalam masa satu tahun yang boleh kunikmati hingga sampai pada usia 24 tahun ini sungguh-sungguh luar biasa. ada banyak sekali berkat yang Dia telah berikan kepadaku. sangat banyak. gak keitung.
dan berkat yang paling aku gak pernah bayangkan ,aku sungguh mengalaminya.
berkat keselamatan. anugerah yang luar biasa.
aku mengalami perjumpaan dengan Kristus pada masa-masa umur 23 menuju ke 24 tahun.
aku sungguh mensyukuri hal ini masih boleh Tuhan beri kesempatan untuk aku rasakan :)

dalam usia yang semakin bertambah dan diiringi dengan iman yang juga boleh semakin bertumbuh, aku mau kasih yang mula-mula terus ada di dalam hatiku, terus menaungiku, sehingga dalam mengerjakan pelayanan, pekerjaan atau apapun ,aku kembali bisa mengingat aku juga dulunya adalah sampah, aku dipelihara olehNya yang adalah Raja. sehingga siapakah aku ,berani untuk tidak mengasihiNya dan mengasihi sesama ?

ulangtahun teristimewa, banyak sekali berkat yang kurasakan, banyak sekali.
keselamatan, pertumbuhan iman yang terus-menerus, Tuhan mau tanamkan dihatiku untuk menggali kebenaran, orang-orang yang Tuhan terus sediakan buatku untuk terus meneguhkan dan menguatkan,
orang-orang terkasih yang mengasihiku dan kukasihi :)

berkat yang tak terduga juga buat gelar drg yang telah kusandang saat ini.
wow ! kalau menilik segala yang telah kualami hingga pada titik ini, kayak-kayaknya sulit sekali, kayak-kayaknya mustahil tapi aku sudah berada pada titik ini sekarang dan itu tidak lepas dari campur tangan Allah, Dia yang bekerja. Amazing sekali rasanya..

terimakasih ya Tuhan buat satu tahun umur yang Tuhan boleh tambahkan, biarlah kasih yang mula-mula itu terus ada di hatiku, Tuhan tambah-tambahkan kepekaan untuk mendengar suaraMu ya Allah ,terus-terus rindu mengenal Engkau lebih lagi sehingga makin-makin hari makin serupa dengan Kristus dan mampukan aku untuk mengerjakan segala seauatunya bagi kemuliaanMu saja.

terpuji dan termulialah Engkau yang Allahku.

Rabu, 23 Oktober 2013

terkadang untuk menyelesaikan sebuah tulisanpun perlu waktu yang tepat, mood yang tepat dan tempat yang tepat. kemaren abis nulis-nulis tapi sampe sekarang tulisan gak selesai-selesai. padahal itu tulisan mau menjawab kegundahan dalam puisi yang kemaren. malah sekarang buat tulisan baru karena jadi gak bisa lagi melanjutkan tulisan kemaren, udah stuck! bingung cari pencerahan kemana :( lain x dibuat ulang deh di saat yg tepat dgn orang yg tepat *upss

hari itu adalah sebuah hari yang membahagiakan, ya aku pikir itu membahagiakan bagiku karena Tuhan mengajarkanku banyak hal pada hari itu. aku mencintai hari itu.

hari itu dimana aku bener-bener harus berkomitmen atas komitmen yang telah kubuat sendiri atas rencananNya. aku diutus oleh Tuhan untuk mengerjakan panggilanku di dunia medis.
diutus dan dilantik secara keseluruhan bersama komponen-komponen lain se-perkantas.
baik persekutuan siswa, mahasiswa, alumni dan medis.
itu pelayanan pertamaku secara struktural.
thank God still give me chance to serve You more :)

pada saat akan dilantik, satu-persatu nama dipanggil ke depan. serasa aneh juga jika namaku dipanggil. yahh.. gimana, namanya juga melankolik, gak terlalu sukak keramaian dan tampil di depan banyak orang,, :)
sedikit malu.
dan tiba namaku dipanggil.
riuh-riuh bersuit-suitan dan bersorak-sorak tak henti bertepuk tangan dan berteriak. mereka berseru-seru ketika namaku dipanggil.
ya, mereka.
mereka dari persekutuan siswa ,teman sekerja sepelayananku dahulu ketika mengerjakan seminar Love, Dating and Sex agustus kemaren.
seminar yg diadakan oleh persekutuan siswa perkantas medan.
senang sekali rasanya, bahwa mereka sangat menghargai kebersamaan kami selama ini.
sebegitu care dan sayangnya mereka kepadaku sehingga menyambut sedemikian rupa.
huhu, itu sama sekali tidak kuduga.
terimakasih sahabat *peluk*
thank God still give me friends like them to remember me to serve others more :)

setelah pengutusan, kami (persekutuan medis) sepakat untuk menjenguk kakak senior medis yang baru saja operasi katarak di rumah sakit.
aku sudah tau sebelumnya dari kakak kelompokku bahwa kakak ini selama ini mengonsumsi obat-obatan.
kakak itu mengidap penyakit jantung bawaan.
penyakit ini diketahui kira-kira 4 atau 5 tahun yg lalu dan kakak itu sudah divonis dokter hanya bisa bertahan 1 atau 2 tahun saja.
namun sampai sekarang Tuhan yang ajaib memberi bonus kepada kakak itu.
dalam kondisi yang sedemikian ini, kakak itu tidak pernah mengeluh selama kami ada dirumah sakit.
tidak pernah merasakan kesakitan.
tidak pernah ada rasa kecewa.
yang keluar dari mulutnya hanya rasa syukur.
jika kita bayangkan, seseorang dengan penyakit jantung bawaan menghadapi operasi, banyak sekali kemungkinan-kemungkinan risiko yang terjadi, tetapi Tuhan membantunya untuk melewati semuanya.
tidak hanya kakak itu saja yang hebat, ibu kakak itu juga sangat hebat.
hanya tersenyum dan bersyukur.
itu yang kutemui dari raut wajah ibu tersebut walaupun ia tau bagaimana kodisi putrinya.
mereka berdua sungguh hebat.
ketika kami mengatakan hal demikian, ibu kakak itu langsung menyeletuk, "bukan kami yang hebat, tapi Tuhan yang kami sembahlah yang hebat".
luar biasa. kami hanya bisa tersenyum.

di dalam percakapan-percakapan ini, sebut saja kak Es menguatkan tidak hanya kakak senior kami yang sedang sakit ini tetapi aku pribadi juga dikuatkan melalui apa yang ia dapat belakangan ini.
beberapa hari yang lalu kak Es berkunjung ke rumah alumni yang sedang sakit.
beliau terkena kanker payudara.
beliau dioperasi di salah satu rumah sakit di indonesia untuk mengangkat sel-sel kankernya.
setelah seminggu operasi selesai, tanpa ada tindakan dan penjelasan dari tim medis (karena ternyata selama seminggu luka operasi tidak dibersihkan dan perban tidak diganti) ,menyebabkan terjadinya pembusukan pada luka operasi di payudara yang menyebabkan kondisi luka semakin parah. sehingga hal tersebut malah membuat penyakit baru buat beliau, beliau terserang bakteri Tuberculosis.
hampir menangis rasanya mendengar cerita kak Es.
namun karena beliau tidak mau repot mengurusi kelalaian dokter dan perawat di rumah sakit tersebut, beliau memutuskan pulang dan melanjutkan pengobatan ke negeri tetangga.
rasa-rasanya tidak pernah saya mendengar ada dokter setega itu, ada perawat yang sedemikian teledornya untuk tidak memperhatikan pasiennya, bahkan pasien yang notabene nya dalam kondisi yang urgent (pasca operasi)
namun kak Es bercerita bahwa beliau tidak mengeluh akan kondisinya, dia tidak menyerah akan keadaannya.
dia tersenyum, dia tertawa, dia berkhotbah.
pada saat-saat kemoterapi, suami beliau ternyata dalam kondisi yang tidak fit pula.
suami beliau terkena penyakit hepatitis dan harus dilakukan operasi segera.
dalam kondisi beliau yang sedang dikemo dan suami yang akan dioperasi, memaksa mereka untuk bergantian menjaga.
ketika suami beliau dioperasi dan menunggu selama pemulihan, beliau yang tetap pula menjaga suaminya.
dengan rambut yang sudah mulai rontok dan badan yang sudah mulai langsing.
mereka bersyukur dan menikmati keadaan mereka yang demikian. karena mereka menghadapinya bersama Tuhan.
bahkan mereka bersyukur telah mengalami hal-hal ini sehingga mereka semakin menyadari kasih Allah dalam hidup mereka.
bahwa Allah sangat mengasihi mereka.
luar biasa ya, mereka-mereka ini ....:)
di tengah kondisi yang begitu tidak mengenakkan ,kondisi yang begitu pedih sebenarnya tapi mereka bersyukur dan bersukacita.
mengalami Tuhan dan menikmatiNya dalam ke setiap hari-hari mereka.
Tuhan memang ajaib, Tuhan memang luar biasa.
ya.. karena hanya Yesus yang bisa memuaskan kita semua.
ya Yesus yang bisa mengisi hati kita dengan kesukaan di setiap kondisi apapun.
ketika kita memilikiNya, kita merasa sudah cukup. KITA PUAS.

pengalaman orang-orang luar biasa ini menginspirasiku untuk hidup terus bersyukur.
hidup bersukacita di dalamNya.
mereka orang-orang yang boleh aku temui dan aku dengar ceritanya, yang kemudian secara tidak langsung sedang membagi Firman Tuhan kepadaku, kepada setiap kami yang ada diruangan rumah sakit tersebut.
ya,.. Tuhan terus berkarya dalam hidup mereka, bahkan saat mereka sakitpun mereka tetap mengerjakan pelayanannya bagi Allah.
dan kami percaya, penyerahan penuh mereka kepada Allah akan terus membuat mereka bersukacita. sampai kapanpun :)
thank God still give me inspiring people to living just for You :)

ada banyak bentuk rasa terimakasih kepada Allah.
mulai dari anugerah khusus berupa keselamatan, sampai anugerah umum berupa kesehatan. serta begitu banyak anugerah-anugerahNya yang lain.
begitu banyak hal yang Tuhan beri dan ajarkan.
sudah sepatutnya rasa syukur terus diserukan kepada Ia yang Empunya kerajaan surga.
Terimakasih ya Allah buat hari-hari yang indah dan buat masa depan yang penuh harapan.

To God be the Glory!