Selasa, 30 Juli 2013

Hari ini mewek sekali, sebenarnya belakangan ini terus mewek....
susah juga jadi wanita melankolis, gampang banget nangis ...
gak tau kenapa, air mata gak sengaja ngalir terus ...

aku coba memikirkan apa yang kualami sepanjang belakangan ini,,
tadi pagi sih baru curhat sama sahabat, ngomongin banyak hal tentang karakter, tentang pola pikir. bagamana berhikmat melihat segala sesuatu.
sulit untuk menerima banyak karakter yang akhirnya bikin aku pusing sendiri. sampai kepada titik bahwa, aku sedang tidak dipersiapkan di tempat itu, dan tidak akan mempersiapkan diri di tempat itu.(*ini pemikiran yang kubuat sendiri*)

sepanjang hari belajar untuk terus mau berhikmat, terus mau merendahkan diri, terus mau diajari oleh Allah.
dalam sepanjang perjalanan itu, aku menemukan ada kedamaian tapi aku tetap tidak mendapat solusi. perasaan yang benar-benar bikin sakit dan menyiksa.
Aku terus mau memandang Allah yang sedang kulayani, bukan manusia bahkan bukan diriku sendiri.

Belajar dari Salomo, ketika ia ditanya Tuhan, apa yang menjadi keinginannya, dia menjawab. HIKMAT.
karena memang ternyata, untuk punya hikmat itu sulit. SANGAT SULIT.
aku juga belajar dari Rick Warren, "kerjakanlah apa yg menjadi bagianmu dan jangan ambil apa yang bukan menjadi bagianmu agar apa yang dikerjakan menjadi maksimal"
terpikir bahwa mengerjakan apa yang menjadi bagianku, sudah dan sedang kukerjakan. namun terkadang ada orang-orang yang kemungkinan melihat bahwa itu bukanlah bagianku.
akhirnya ada pergesekan karakter yang kuat, yang sebenarnya memicu tangisanku hari ini,
tapi belajar dari semua yang Tuhan boleh sampaikan. aku mengambil kesimpulan. untuk hal yang tidak prinsipil demi tidak terjadinya perselisihan, aku mau mengalah. aku pikir, ini bukanlah hal yang prinsipil, dan aku mau terus belajar mengenal karakter orang lain. disitu pulalah sebenarnya Tuhan juga sedang ingin membentukku. Namun untuk hal-hal prinsipil, kita boleh berkeras akan hal itu. katakan TIDAK AKAN PERNAH MENGALAH !!!
itu saja yang terus aku pegang. dan terus juga minta Tuhan bantu aku kuat terus berjuang. GANBATTE!!!!:)

malam ini juga makin mewek sih, lihat mika angelo di rcti, dia nyanyi, dia main gitar. bukan karena terpesona sebenarnya. aku tidak pernah menyukainya. dan aku juga tidak menemukan x-factor di dalam dirinya.. haha *uda kayak ahmad dhani* tapi gak tau mengapa mika memicuku untuk terus kepengen nangis ...
ada kondisi yang sebenarnya kita mau dan inginkan, tapi banyak faktor yang bikin kita akhirnya memutuskan untuk berkata tidak. bahkan untuk hal yang sangat sensitif sekalipun. sebenarnya kemungkinan faktor tersebut hanyalah ketakutan-ketakutan yang kita buat sendiri, faktor yang disimpulkan sebelum mencoba. tapi balik lagi kepada hikmat, hikmat yang bisa menilai ini semua.

walaupun sangat mewek malam ini, aku mau tetap belajar menerima kenyataan, menata hati kembali, memanagemen perasaan dan membiarkan keinginanku terlantar sebentar.
yang terpenting adalah membiarkan Allah terus berdaulat dan mempersembahkan hidup untuk kemuliaanNya. Gak ada alasan selain itu, Dan gak ada kompromi juga untuk itu.

Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan :)

Kamis, 11 Juli 2013

Hari ini karakter melankolis saya sangat mendominasi, kepikiran adik kelompok, kepikiran seminar yang sedang dikerjakan dan kepikiran masa depan yang lama semakin lama menuntut untuk yahh ..... :(

tadi bbm-an dengan adik kelompok yang udah di siantar sekarang kerja, tanya-tanya gimana kondisi dia secara rohani, saya sedih :( kenapa saya memutuskan untuk menjadi pemimpin kelompok setelah sejauh dan selama ini, (saya baru setahun belakangan ini memimpin kelompok kecil rohani) ,dari dulu banyak sekali alasan yang saya buat sendiri untuk tidak menjadi pemimpin kelompok, tapi saya sekarang benar-benar menyesal, saya ingin memimpin adik-adik kelompok terus sampai akhirnya mereka bisa berdiri sendiri tanpa harus lagi ditopang ,,sebenarnya pengen begitu ,,tapi ada berbagai alasan yang gak bisa dihindari :(
Tapi saya bersyukur, masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memimpin 2 kelompok kecil rohani ., TEC dan RNS, bersyukur masih bisa melihat pertumbuhan mereka saat ini :) walau sebentar ...
mungkin saat ini, kalian yang juga sedang bingung, akan panggilan Tuhan untuk menjadi pemimpin kelompok, jangan ragukan itu lagi, lakukan lah. bukan besok, SEKARANG !
segera sms kakak rohanimu untuk mengutarakan isi hatimu untuk menjadi pemimpin kelompok :)
walau mungkin ada yang seperti saya, memiliki kerinduan dengan masa bakti di kampus hanya tinggal setahun, that's not a problem :) lakukan sekarang !
menjadi pemimpin kelompok itu menyenangkan, itu anugerah. yahh, hanya karena kasihNya,
gak ngebayangin, ternyata ketika jadi pemimpin kelompok, saya merasakan sukacita yang penuh dari Allah, yahh... sumbernya memang dari Allah. Allah saja lah yang memampukan kita untuk melakukan segala perbuatan baik, bukan karena kekuatan dan kebisaan kita.
saya dahulu kala, sebelum disentuh olehNya, saya adalah orang yang anti untuk ikut-ikut persekutuan kristen di kampus secara mendalam, saya hanya ikut kelompok kecil, ikut kebaktian, yasudah. karena yang lain-lainnya itu menurut saya, ya hal yang merugikan, tapi ketika saya merasakan cinta yang daripada Kristus, saya punya begitu banyak kesukaan untuk melakukan segala macam hal yang namanya pelayanan. jadi, gak perlu kawatir, Tuhan pasti memampukan kita. DO IT NOWWWW !!!

alasan kedua saya mellow hari ini karena sedang nyiapin seminar buat para siswa, seminar dan kkr tepatnya. sebenarnya gak tau apa yang dimellowkan ,cumak ngerasa sedih banget, karena nggak ngasih yang terbaik bagi Allah. jadi teringat lagu mars weekend medis kemaren,

Tuhan t'lah kurasakan indahNya kasihMu
Tak mungkin hanya ku simpan berdiam diri
Bawalah aku berjalan di tengah duniaMu
Buatlah aku hidup hanya untukMu

Kita udah ngerasain kasihNya Kristus, gimana Dia telah menebus kita dari belenggu dosa, kita yang hina, cela, kotor, Dia angkat jadi anakNya, Dia sucikan kita dari segala kejahatan dan dosa. Dosa masa lalu, dosa sekarang, dosa masa depan. TUNTAS ! LUNAS !
lantas kita uda kasih apa ke Dia ? hanya mengerjakan secuil dari segala pelayanan yang Dia punyapun, masak kita gak bisa kasih yang terbaik ?
Rasanya sedih banget, waktu semakin dekat, semakin banyak juga problema, dilema, kesulitan. tapi kenapa kami juga nggak serius untuk mengerjakannya ? kenapa nggak serius mendoakannya ?

untuk kita semua, yang sedang terlibat dalam sebuah pelayanan, terus berjuang.! Terkadang saya juga masih melihat manusia ketika mengerjakan ini semua, tapi Tuhan membuat saya tidak menikmati apa yang sedang saya kerjakan. Pandang lah bahwa apa yang sedang kita kerjakan ini, kita lakukan untuk Tuhan. walau yahh... ini hanya secuil hal yang bisa kita kerjakan untukNya yang udah begitu berkorban bagi kita.

seharusnya kita juga kembali melihat, bahwa kita diselamatkan Kristus bukan hanya karena kita sungguh dikasihiNya tapi juga untuk mengabarkan kembali kasihNya kepada orang lain, bahkan Kristus bilang, SEMUA BANGSA ! seperti lagu tadi, kita nggak mungkin berdiam diri, egois banget kalok mau menyimpan nya seorang diri. Salah satu yang bisa kita lakukan ,yahh mengerjakan pelayanan yang sudah Tuhan percayakan kepada kita dengan sepenuh hati, dengan sungguh-sungguh,... :)

untuk alasan ketiga, sebenarnya apa ya ?? haha... ini lebih pribadi. Lebih kepada panggilan Allah untuk akhirnya saya ditempatkan kemana Allah sudah menyediakan. Masalahnya sampai sekarang belum bisa peka, Tuhan sedang mengarahkan saya kemana, dimasa-masa fresh graduate ini :D
Galau sekali ...ya, sangat galau.
takut akhirnya apa yang diambil, sebenarnya ya Tuhan gak mau saya disitu,, tapi well dimasa-masa saya seperti ini sebenarnya Tuhan sedang ingin punya banyak waktu bersama saya. Tuhan rindu agar saya lebih dekat, dan menyediakan waktu yang lebih lagi untuk berduaan denganNya.
semoga kalian yang lagi galau juga, ketika menambahkan sedikit lagi waktunya bersama Tuhan, menemukan apa yang Tuhan kehendaki untuk kita kerjakan :)

Selamat Hidup bagi Kristus :)

NB : jangan dilihat dari judul, tapi lihatlah isi didalamnya :D

Selasa, 09 Juli 2013

waduh, sekuel cinta sejatinya mana ???  :D
saya baru ingat, ada kesukaan saya yang terlupakan, hobby yang terabaikan,,,
alasannya sih,, yang sedang mempersiapkan pernikahan abang, sedang dikejar-kejar ujian kompetensi yang aduhai, segala macam hal yang sedang dikerjakan menanti untuk dipikirkan setiap malam, atau sebenarnya kerinduan untuk terus berbagi melalui blog ini yang sudah mulai luntur ?? haha
dan kemudian lupa masih harus nyambungi sekuel cinta sejati, tapi itu kita pending dulu cinta sejatinya ya ...

karena hari ini meluap-luap karena tadi baru ktb bareng kakak-kakak senior fkg, kebetulan ada yang baru pulang dari papua abis ptt, ada yang baru pulang dari kalimantan juga, berbagi cerita serta kami juga berbagi tentang bahan hari ini "KESEPIAN" ,haha (*kok tiba-tiba ngerasa ini aku banget ya! haha)

ada banyak jenis kesepian sebenarnya, tapi saya tertarik dengan satu bentuk kesepian yang penuh sukacita. (kontradiksi ini sepertinya ya ?), tapi ini memang benar akhirnya saya bisa temukan maksudnya,
ketika persiapan untuk bahan ini, saya sedikit merasa bingung dengan pemahaman Clark Moustakas dalam bukunya Lonelinnes, "Manusia pada akhirnya selalu berada dalam kesepian. Entah itu karena penderitaan yang hebat oleh karena keterasingan atau penyakit, perasaan kehilangan karena kematian orang yang sangat dikasihi, atau adanya sukacita yang mendalam yang dialami sebagai ciptaan yang agung."

kemungkinan 2 pernyataan pertama bentuk kesepian masih bisa saya terima dengan akal sehat secara cepat tapi saya bingung dengan pernyataan yang terakhir, bahwa sukacita yang mendalam sebagai ciptaan yang agung adalah sebuah bentuk dari kesepian.
terkadang sebenarnya kesepian kita itu memang membawa kita menikmati Allah dengan penuh. Menyadari bahwa kita benar-benar ciptaanNya yang agung sehingga kita punya berbagai rasa untuk bisa kita nikmati setiap prosesnya. Dan satu hal yang penting juga adalah, kesepian yang kita rasakan membawa kita kepada suatu titik bahwa hanya Tuhanlah yang mampu memuaskan hati kita dan menjawab segala unek-unek dan ganjalan di dalam kepala kita. Amazing God.

tapi disini kita juga gak memungkiri, ketika kita dalam keadaan kesepian, kita berpikir bahwa kita hanya perlu Tuhan dan tidak memerlukan orang lain atau segala apapun. John Stott bilang begini, "Walaupun Tuhan berada dekat dengan kita dan selalu menguatkan kita, tidak berarti kita boleh meremehkan hal-hal yang dapat membantu kita. Bila roh kita kesepian, kita butuh teman. Bila tubuh kita kedinginan, kita butuh pakaian. Bila pikiran kita jemu, kita membutuhkan buku-buku. Semuanya ini bukan tidak rohani. Semuanya merupakan kebutuhan wajar dan alamiah dari seorang manusia yang lemah dan fana. Jangan kesampingkan hal-hal ini. Janganlah menjadi begitu rohani atau super rohani sehingga anda mengatakan tidak lagi membutuhkan teman. Bila anda melebih-lebihkan hidup rohani berarti anda juga melebih-lebihkan 'Alkitab'" (God's Men from All Nations to All Nations: 81-82)

seperti Pengkhotbah 3 juga bilang, untuk segala sesuatu ada waktunya. ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap, ada waktu untuk menari; ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; dst. dan di ayat 11, Ia membuat segala sesuatu indah pada waktuNya.

kalok menilik dari pengalaman saya sendiri, saya pernah merasakan kesepian seperti tidak ada yang peduli bahkan terkadang sampai merasakan bahwa Tuhan pun juga sedang tidak peduli dengan apa yang saya rasakan. Saya benar-benar merasa sendiri. Namun saya juga pernah merasa kesepian yang malah saya nikmati sendiri karena saya merasakan kesendirian itu bersama Tuhan (Alone with God)...

Pada akhirnya sebenarnya, semua memang ada masanya untuk bisa kita nikmati, dan kita tidak perlu menghindari rasa kesepian itu. Karena yah, kita pada dasarnya memang manusia. Tapi yang perlu juga kita pahami bahwa di dalam rasa kesepian itu malah bisa membuat kita semakin mengenali Dia.
mengenaliNya lewat kesendirian kita bersamaNya ataupun mengenali Dia melalui orang-orang yang kita butuhkan di dalam rasa kesepian kita dan mungkin juga melalui buku atau menulis seperti yang kemungkinan saya sedang lakukan ini. (*proses mengatasi rasa kesepian ! haha) :)

God makes everything good in His time :)