Melihat semua isi draft, ada
beberapa tulisan baru yg ternyata juga tak mampu kuselesaikan, ada 3
tulisan separuh perjalanan serta aku melihat 2 puisi panjang yg
menyentuh hati teronggok begitu saja namun tak mampu rasanya untuk mempublishnya, hahaha (ini
alasan yg mencurigakan)
Biarlah jadi pertanyaan ! Wkwkwk <-- sok bakal ditanya !
Sebenarnya tadi bingung, membuat judul tulisan ini. Seru ?? Wow ! Siapa yg bilang menjadi wanita melankolik itu seru ? Menyakitkan tau !! Setidaknya hari-harinya agak-agak dibumbui dengan airmata buaya ,hihi
Dua minggu yang lalu saat kami ber-KTB, (KTB = Kelompok Tumbuh Bersama), kami mengalami proses yang menyedihkan. Itu menurut saya. Teman KTB saya ka Ina memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya mengerjakan panggilannya keluar kota.
Hari itu adalah terakhir kalinya kami ber-KTB bersama ka Ina (penekanan ditambahkan)
Saat-saat sharing, mata kami hanya sekedar berkaca-kaca. (Kemungkinan juga, hanya terjadi pada saya ,wkwk).
Karena kami hanya sedang membicarakan perjalanan panjang keputusan ka Ina untuk keluar kota Medan. Bukan membicarakan kepergiannya yg sebentar lagi.hihi
Saat itu tiba juga, setiap kami PKK+teman KTB menompangkan tangan menyentuh ka Ina untuk menyampaikan doa pengutusan untuk ka Ina, secara tidak sadar, air mata saya meleleh dgn seenaknya. Mengalir uda macam banjir yg menggenangi kamar kos saya di hari kamis kemarin :(
Setelah doa selesai dan kami membuka mata, hanya saya ternyata yg mengeluarkan air itu secara deras. Mungkin teman-teman saya bingung. Ka Ina tidaklah kemana-mana, ka Ina juga masih dapat mengunjungi dan dikunjungi oleh kami, cuma 8 jam perjalanan saja.
Apalagi teman saya yg punya karakter plegmatik, mungkin dia sedang bertanya di kepalanya, "apa sih yg sebenarnya terjadi dengan peni?", wkwkwk
Dan aku masih dalam suasana sedih 30 menit setelahnya, hahaha
Ka Ina sangat berkesan bagiku, ka Ina lah yg mensharingkanku untuk menjadi panitia weekend medis 2013,yg merupakan titik balikku untuk hidup sepenuhnya untuk Kristus, aku percaya Tuhan pakai ka Ina untuk mengingat namaku untuk bisa masuk daftar nama calon panitia weekend medis ! Hehe
Selamat mengerjakan panggilanmu ya ka, teruslah taat dan setia kepadaNya, aku percaya Tuhan bisa pakai kakak jadi berkat buatku, Tuhan juga akan pakai kakak buat jadi berkat banyak orang disana (Dan aku mulai berkaca-kaca saat menuliskan ini !)
Seminggu kemudian, kami KTB Boanerges kembali bertemu (sekarang tanpa ka Ina), karena ka Ina besok pagi-pagi sekali saat hari masih gelap (jam 05.00 WIB. red), memutuskan untuk go to the ranto.
Kami sharing-sharing berbagi hal yang sedang kami alami. Tak terhindari saatnya aku juga membagikan apa yang ingin didoakan.
Salah satu teman KTB ku diakhir sharingku berkata "TH, TH, TH" hahahahahhaha
Dia tau saja apa yg kulewatkan, Aku biasanya tak pernah mau sharing tentang hal ini, bagiku bagian ini adalah bagian sangat sensitif. Bagian yang paling tak mau disentuh !
Tapi aku juga mau belajar untuk terbuka, karena demikianlah seharusnya persekutuan yang kami jalin sebagai KTB. (Mungkin juga keinginanku untuk membagikan hal ini dikarenakan kedekatan kami satu dengan yg lain sudah semakin terjalin erat ! )
Aku mulai bercerita apa yang kurasakan, tentang perasaan yg selama ini kusimpan.
Dan aku mulai menangis (lagi), masih sama kuantitasnya.
Oh, ternyata !
Aku menyadari saat itu, aku bisa menangis untuk hal ini.
Aku tidak tau kenapa bisa menangis sebenarnya,
Apakah aku masih menyimpan perasaan yg mendalam atau mungkin menangis karena ternyata aku sedang dalam tahap gagal move on ,wkwkwkwk (gak tahan buat menuliskan kalimat ini :D)
Dan teman KTB ku yg plegma akhirnya menyeletuk, mungkin dia sudah tak tahan melihat karakterku ini "peni, melankolis x ya, gampang x nangis !" Huahaha,
Bagaimana lagi jika kami sekamar dan di suatu malam dia menemukanku tiba-tiba terisak di tempat tidur dgn sesenggukan ? (bisa kubayangkan ekspresinya, :D)
Tapi melankolis bisa sangat produktif loh, melankolis gak hanya nangis-nangis aja kerjanya,
Kalok saya sih ,kalok uda terasa agak berat tekanan hidup ini (wkwk), banyak-banyak nulis seperti yg saya lakukan sekarang ini,
nggak itu tulisan cerita semerawut begini sampai tulisan rapi dalam bentuk puisi.
Kalok yg jago buat nulis lagu, bahkan uda bisa ciptain puluhan bahkan ratusan lagu lewat perasaan-perasaan galaunya, (macam glenn fredly gitulah....)
Banyak musisi itu ternyata seorang melankolis loh ! Hihi
Tapi setiap karakter memang punya sifat negatif dan positifnya. Mereka saling melengkapi. Perbedaan karakter yang mencolok mungkin terdapat pada si melankolis dan si plegmatis, si melankolis yg lebay ketika ada sedikit tekanan menghampirinya dan si plegmatis yg santai menghadapi apapun yg terjadi (badai pasti berlalu), hihi
Tapi setiap karakter di Boanerges (baik itu melankolis, plegmatis, kholerik dan sanguins) membuat kami semakin kaya, bahkan membuat kami semakin mengenal siapa teman KTB kami, aku belajar untuk hal sesensitif teman hiduppun, perlu diutarakan untuk bisa dibantu di dalam doa,
untuk bisa kembali menyadari kita sebenarnya sedang ada di tahap mana, apakah sedang berada di tempat yg salah sehingga tau bagaimana memperbaikinya.
Bukankah persekutuan Kristen yang sejati itu apa adanya, jujur dan terbuka karena kita adalah orang-orang yang sama-sama mengalami pengampunan Tuhan ?
Thank God give me family like them, I Love you Boanerges ! :*
Buat wanita melankolis lainnya ,selamat berjuang untuk menahan diri tidak menangis di depan banyak orang dan berjuang untuk terus berkarya di waktu-waktu galau yg produktif. Hehe *Ganbatte !
Biarlah jadi pertanyaan ! Wkwkwk <-- sok bakal ditanya !
Sebenarnya tadi bingung, membuat judul tulisan ini. Seru ?? Wow ! Siapa yg bilang menjadi wanita melankolik itu seru ? Menyakitkan tau !! Setidaknya hari-harinya agak-agak dibumbui dengan airmata buaya ,hihi
Dua minggu yang lalu saat kami ber-KTB, (KTB = Kelompok Tumbuh Bersama), kami mengalami proses yang menyedihkan. Itu menurut saya. Teman KTB saya ka Ina memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya mengerjakan panggilannya keluar kota.
Hari itu adalah terakhir kalinya kami ber-KTB bersama ka Ina (penekanan ditambahkan)
Saat-saat sharing, mata kami hanya sekedar berkaca-kaca. (Kemungkinan juga, hanya terjadi pada saya ,wkwk).
Karena kami hanya sedang membicarakan perjalanan panjang keputusan ka Ina untuk keluar kota Medan. Bukan membicarakan kepergiannya yg sebentar lagi.hihi
Saat itu tiba juga, setiap kami PKK+teman KTB menompangkan tangan menyentuh ka Ina untuk menyampaikan doa pengutusan untuk ka Ina, secara tidak sadar, air mata saya meleleh dgn seenaknya. Mengalir uda macam banjir yg menggenangi kamar kos saya di hari kamis kemarin :(
Setelah doa selesai dan kami membuka mata, hanya saya ternyata yg mengeluarkan air itu secara deras. Mungkin teman-teman saya bingung. Ka Ina tidaklah kemana-mana, ka Ina juga masih dapat mengunjungi dan dikunjungi oleh kami, cuma 8 jam perjalanan saja.
Apalagi teman saya yg punya karakter plegmatik, mungkin dia sedang bertanya di kepalanya, "apa sih yg sebenarnya terjadi dengan peni?", wkwkwk
Dan aku masih dalam suasana sedih 30 menit setelahnya, hahaha
Ka Ina sangat berkesan bagiku, ka Ina lah yg mensharingkanku untuk menjadi panitia weekend medis 2013,yg merupakan titik balikku untuk hidup sepenuhnya untuk Kristus, aku percaya Tuhan pakai ka Ina untuk mengingat namaku untuk bisa masuk daftar nama calon panitia weekend medis ! Hehe
Selamat mengerjakan panggilanmu ya ka, teruslah taat dan setia kepadaNya, aku percaya Tuhan bisa pakai kakak jadi berkat buatku, Tuhan juga akan pakai kakak buat jadi berkat banyak orang disana (Dan aku mulai berkaca-kaca saat menuliskan ini !)
Seminggu kemudian, kami KTB Boanerges kembali bertemu (sekarang tanpa ka Ina), karena ka Ina besok pagi-pagi sekali saat hari masih gelap (jam 05.00 WIB. red), memutuskan untuk go to the ranto.
Kami sharing-sharing berbagi hal yang sedang kami alami. Tak terhindari saatnya aku juga membagikan apa yang ingin didoakan.
Salah satu teman KTB ku diakhir sharingku berkata "TH, TH, TH" hahahahahhaha
Dia tau saja apa yg kulewatkan, Aku biasanya tak pernah mau sharing tentang hal ini, bagiku bagian ini adalah bagian sangat sensitif. Bagian yang paling tak mau disentuh !
Tapi aku juga mau belajar untuk terbuka, karena demikianlah seharusnya persekutuan yang kami jalin sebagai KTB. (Mungkin juga keinginanku untuk membagikan hal ini dikarenakan kedekatan kami satu dengan yg lain sudah semakin terjalin erat ! )
Aku mulai bercerita apa yang kurasakan, tentang perasaan yg selama ini kusimpan.
Dan aku mulai menangis (lagi), masih sama kuantitasnya.
Oh, ternyata !
Aku menyadari saat itu, aku bisa menangis untuk hal ini.
Aku tidak tau kenapa bisa menangis sebenarnya,
Apakah aku masih menyimpan perasaan yg mendalam atau mungkin menangis karena ternyata aku sedang dalam tahap gagal move on ,wkwkwkwk (gak tahan buat menuliskan kalimat ini :D)
Dan teman KTB ku yg plegma akhirnya menyeletuk, mungkin dia sudah tak tahan melihat karakterku ini "peni, melankolis x ya, gampang x nangis !" Huahaha,
Bagaimana lagi jika kami sekamar dan di suatu malam dia menemukanku tiba-tiba terisak di tempat tidur dgn sesenggukan ? (bisa kubayangkan ekspresinya, :D)
Tapi melankolis bisa sangat produktif loh, melankolis gak hanya nangis-nangis aja kerjanya,
Kalok saya sih ,kalok uda terasa agak berat tekanan hidup ini (wkwk), banyak-banyak nulis seperti yg saya lakukan sekarang ini,
nggak itu tulisan cerita semerawut begini sampai tulisan rapi dalam bentuk puisi.
Kalok yg jago buat nulis lagu, bahkan uda bisa ciptain puluhan bahkan ratusan lagu lewat perasaan-perasaan galaunya, (macam glenn fredly gitulah....)
Banyak musisi itu ternyata seorang melankolis loh ! Hihi
Tapi setiap karakter memang punya sifat negatif dan positifnya. Mereka saling melengkapi. Perbedaan karakter yang mencolok mungkin terdapat pada si melankolis dan si plegmatis, si melankolis yg lebay ketika ada sedikit tekanan menghampirinya dan si plegmatis yg santai menghadapi apapun yg terjadi (badai pasti berlalu), hihi
Tapi setiap karakter di Boanerges (baik itu melankolis, plegmatis, kholerik dan sanguins) membuat kami semakin kaya, bahkan membuat kami semakin mengenal siapa teman KTB kami, aku belajar untuk hal sesensitif teman hiduppun, perlu diutarakan untuk bisa dibantu di dalam doa,
untuk bisa kembali menyadari kita sebenarnya sedang ada di tahap mana, apakah sedang berada di tempat yg salah sehingga tau bagaimana memperbaikinya.
Bukankah persekutuan Kristen yang sejati itu apa adanya, jujur dan terbuka karena kita adalah orang-orang yang sama-sama mengalami pengampunan Tuhan ?
Thank God give me family like them, I Love you Boanerges ! :*
Buat wanita melankolis lainnya ,selamat berjuang untuk menahan diri tidak menangis di depan banyak orang dan berjuang untuk terus berkarya di waktu-waktu galau yg produktif. Hehe *Ganbatte !

13.13
haspeni